Polresmalukutengah.com- Bertempat di SD YPPK Desa Seti Bhabinkamtibmas Polsek Wahai Desa Seti Kecamatan Seram Utara Timur Seti Bripka M.Maoky melaksanakan kegiatan sosialisasi STOP PUNGLI. Sabtu(24/11/2018) Pukul 10:00 Wit

Hadir dalam kegiatan tersebut :
– Ibu Naomi Soaputty (Guru PNS)
– Ibu Jenny Wattimuri.
(Guru Honorer)
– Siswa siswi sekitar 40 orang.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan beberapa hal penting diantaranya :
1. Pengertian Pungli secara umum dapat diartikan sebagai pungutan yang dilakukan secara tidak sah atau melanggar aturan oleh dan untuk kepentingan oknum petugas.

PUNGLI adalah menyalahgunakan wewenang yang tujuannya untuk memudahkan urusan atau memenuhi kepentingan dari sipembayar pungutan.

2. Faktor faktor yang mendukung terjadinya Pungli yakni :
a. Penyalahgunaan wewenang jabatan atau kewenangan.
b. Faktor mental. Karakterat atau perilaku.
c.Faktor Ekonomi yang mana penghasilan petugas yang tidak mencukupi
d. Faktor kultur atau budaya.
e. Terbatasnya sumber daya Manusia
f. Lemahnya sistem
kontrol dan pengawasan dari atasan.

3. Bentuk-bentuk pungli di sekolah

1 ) Uang pagar
2 ) Uang fotocopy
3 ) Uang ujian
4 ) Uang osis
5 ) Uang seragam
6 ) Uang komite
7 ) Uang les
8 ) Uang studi tour
9 ) Uang perpustakaan
10 ) Uang perpisahan guru

4. Ketentuan Pidana Pungli
a. Pasal 12 Huruf e UU No 20 tahun 2001 Tentang Tindak pidana Korupsi yang berbunyi Suatu perbuatan yang dilakukan oleh pegawai negeri Sipil atau penyelenggara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya memasang seseorang.
b. Pasal 1 dan 2 UU no 80 tentang Tindak Pidana Suap.
c. Pasal 368 KUHP
d. Pasal 418 KUHP
e. Pasal 423 KUHP

5. Menghimbau apabila ada menemukan atau mengetahui praktek Pungli maka diharapkan dapat melaporkan kepada Satgas Saber Pungli Ataupun ke Pihak Kepolisian untuk ditindak lanjuti.

Apresiasi dan Ucapan Terima kasih disampaikan kepada Tim Satgas Saber Pungli Kabupaten Maluku Tengah